Sabtu, 13 Juli 2019 | By: Isnania

Bertanya Pada Hujan

google.com

Hujan, tak bisakah kau datang malam ini?
Sembunyikan manik kristal yang datang kembali.
Akibat rindu yang kian menetesi,
Hamparan bayang cinta yang telah pergi.

Hujan, kumohon ... turunlah basahi bumi.
Tak kuasa lagi, diri ini.
Jiwa raga nan kian rapuh,
Menanti hati kembali utuh.

Hah, kau benar. Harusnya kuminta DIA Yang Maha Kuasa.
Tapi, apa kau tahu sebenarnya?
Betapa malu lisan ini,
Terjebak nafsu duniawi.

Aku tahu, dia pun 'kan kecewa,
Melihat sendunya jiwa.
Bahkan, mungkin ... Ia pun bersedih,
Akibat perginya yang membuat rintih.

Hah, kembalilah suci, wahai hati.
Ikhlaskan Ia yang telah pergi.
Rindu itu, buat dirimu berguna dengannya.
Bukankah, kau meyakini pertemuan abadi?

Ikhlaskan dan kembalilah.
Begitukah, Hujan?

Duri-Riau, 13 Juli 2019
_nurhidayatunnisa_