Sabtu, 06 Januari 2018

ANTARA KEMATIAN DAN KELAHIRAN

Kematian dan kelahiran ialah dua hal mutlak yang terjadi di dunia, disatu sisi kematian menghampiri, kelahiran menyusul, ada saat di mana kematian tak terduga orang terkasih menghantam jiwa, bertepatan dengan kelahiran seorang bayi mungil nan suci yang menggetarkan hati. Lalu, sebagai manusia apa bisa dikata? teringat ucap seorang kawan, ‘lucu ya kita, pagi berkabung siangnya bersuka cita?.'
Bicara kematian, setiap yang bernyawa akan mengalaminya. Kematian adalah puncak menuju kehidupan yang abadi, kehidupan akherat yang telah menunggu untuk dihuni setiap makhluk ciptaan Allah Subhanahu wa ta’ala. Tak ada yang tahu kapan Ia akan mengalaminya, kapan orang-orang terkasih akan pergi meninggalkannya di dunia yang hanya sementara tapi begitu disanjung ini.
Seperti halnya diri yang selalu membaca tentang kematian, yang tak henti bibir ini bersenandung tentangnya, selalu berusaha menjadi insan yang menguatkan insan lain yang dirundung kesedihan akibat kematian keluarga, sahabat, tetangga yang disayangi. Hingga akhirnya mengalami hal yang sama, kehilangan seseorang yang begitu berharga dalam kehidupan karena kematian yang datang begitu cepat menurutnya.
Merasakan sendiri bagaimana ditinggal pergi untuk selamanya oleh insan tercinta sangatlah berbeda saat diri ini hanya menjadi pendengar, pemberi kekuatan pada insan yang tertimpa musibah kematian. Rindu yang menyayat hati, kenangan tentangnya, keinginan menggebu untuk melihatnya lagi, hingga tanpa sadar meminta kehadirannya kembali.
Begitupun kelahiran, untuk menuju kehidupan abadi, kau harus menjalani kehidupan dunia, mengalami fase panjang kehidupan yang sudah digariskan-Nya. Dunia tempat persinggahan, kehidupan yang kan menentukan tempat terakhirmu diakherat kelak, apakah surga atau neraka tujuan akhirmu.

0 komentar:

Posting Komentar