Kamis, 25 Januari 2018

MANUSIA

Engkau lemah tapi sok berkuasa,
Engkau mudah lelah tapi sok kuat,
Engkau selalu khilaf tapi tak menyadari,
Engkau tahu tapi tak melaksanakan,
Engkau tak tahu tapi tak peduli.

Manusia
Perilakumu tak bisa digambarkan,
Hatimu terkadang tak satu rasa,
Gerakannmu selalu tak menentu,
Pikiranmu sesuai dengan apa yang engkau dengar,
Matamu tak bisa diam,
Wajahmu tak terbaca.

Manusia
Engkau tahu kehidupan dunia ini hanyalah sementara,
Engkau tahu kehidupan akhiratlah keabadian yang akan dituju,
Engkau tahu segala gerak-gerikmu ada yang mengawasi,

Tapi, Manusia
Engkau tetap saja lebih cinta dunia dari pada akhirat,
Engkau tak peduli dengan kekekalan akhirat,
Engkau merasa bahwa dirimu dapat berbuat apa saja sesukamu,
Tanpa peduli pada pengawasan-Nya.

Wahai manusia
Engkau sibuk dengan duniamu,
Dan lupa bahwa engkau kan meninggalkannya,            
Dan bahwa engkau akan hidup kekal di akhirat.

#Onedayonepost
#ODOPbatch5

10 komentar:

  1. Bisa bikin puisi juga kamu kak, kece 👍😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. puisi lama kak. Hiii...
      masih perlu banyak belajar ini mah. Heee...

      Hapus
  2. Ah, dasar manusia. Yang terkadang lebih mengedepankan nafsu dari pada akal jernih. :'(

    keren ka puisinya. :) Ajarin aku dong. Aku tidak cakap berpuisi. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wuah... aku bukan si jago puisi.
      sama-sama belajar kita ya cantik. ^_^

      Hapus
  3. Mba..puisinya keren. Jadi pengingat saya sebgai pembaca

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah. ^_^
      Pengingat diri juga kak.

      Hapus
  4. Wah... dibalik kisah fiksi ada puisi juga ya mbak nia.. :)

    BalasHapus