Senin, 12 Maret 2018

Miss Dreamer and Mr. Perfect (7) Speechless!

Bagian 7 (Speechless!)

Tanpa menghiraukan segala kejadian yang terjadi padanya dan Abbas, Cahya memberanikan diri menuju kamar Abbas yang ternyata penghuninya telah berada di luar dan hal itu memicu teriakan tanpa suara dari Meyta yang berlari menuju sosok idaman para wanita asia itu.

Assalamu’alaikum Kak Abbas kan? Perkenalkan saya Meyta anak aceh yang suka sangat dengan lagu-lagu kakak” sahut Meyta setelah berhasil menghentikan langkah Abbas.

Wa’alaikumsalam! Iya saya Abbas, salam kenal Mbak Meyta.” balas Abbas sambil melirik ke sekelilingnya khawatir akan ada yang mendengar mereka dan akhirnya speechless saat mendapati Cahya berada di belakangnya.

“Oh ya, itu Mbak Cahya teman saya yang menginap di sini, mungkin kakak mengenalnya. Dan, panggil saja Meyta, karena saya bahkan lebih muda dari Kak Abbas!” seru Meyta yang sepertinya tidak menyadari situasi tegang di antara kedua kenalannya.

“Ah ya, saya tau. Maaf, saya mau sarapan dulu, mari!” balas Abbas sambil melangkahkan kakinya ke lift untuk turun menuju restoran hotel. dan akhirnya Meyta yang sedikit bertanya-tanya karena melihat kediaman Cahya dan kecanggungan Abbas memilih mengapit Cahya dan mengajaknya juga ke restoran.

***
“Boleh gabung Kak?” sahut Meyta kepada Abbas yang tengah memandangi sarapannya. Sama halnya seperti apa yang dilakukannya pada Cahya, Meyta langsung memilih duduk di depan Abbas dan menuntun Cahya yang masih diam untuk duduk di sampingnya.

“Jadi gini Kak, saya itu sebenarnya ingin menanyakan suatu hal yang penting sama Kak Abbas.” kembali Meyta menyuarakan lisannya dan tak mempedulikan orang-orang di sekelilig mereka. “Seminggu lagi saya akan menikah, saya juga calon suami akan sangat bersyukur kalau Kak Abbas bersedia menyanyi di acara pernikahan kami, bagaimana, apa Kak Abbas bisa?”

“Seminggu lagi kamu akan menikah? Dan sekarang kamu berkeliaran seorang diri di sini? Menemui seorang pria yang bahkan baru pertama kali kamu temui?!” Pertanyaan atau tepatnya pernyataan Abbas membuat Meyta speechless hingga senyum yang tadinya terus menempel di wajah mungilnya musnah berganti kesedihan yang tidak bisa digambarkan Cahya, demi melihat perubahan mimik itu, Cahya pun akhirnya mengeluarkan suara yang dari tadi ditahan.

http://www.ummi-online.com

“Ya seminggu lagi Meyta akan menikah, dan harap kamu ingat dia tidak sendiri, dia bersama saya, dan dia menemui kamu karena hal penting bukan hanya sekedar say hello pada idolanya.” Entah kekuatan dari mana hingga Cahya menjadi sosok yang lebih tegas dari hari-hari sebelumnya dia bersama Abbas, dan hal itu membuat tak hanya Abbas namun juga Meyta dan orang-orang yang masih berada di restoran menoleh takjub padanya. Dan itu belum semuanya karena setelah mengatakan hal itu, Cahya menarik Meyta yang sudah mulai berkaca-kaca pergi menjauh dari Abbas dan tatapan ingin tahu para tamu hotel.

~ Bersambung ~


Cerita sebelumnya bagian 1 > Awal Pertemuan
Cerita sebelumnya bagian 2 > Pertemuan Dengannya
Cerita sebelumnya bagian 3 > Dia - Cahya
Cerita sebelumnya bagian 4 > Saat Rasa Itu Datang
Cerita sebelumnya bagian 5 > Tentangnya
Cerita sebelumnya bagian 6 > Dia Itu Ternyata...

#Cerbung10Episode
#Tantanganke-7&8
#BismillahLulus
#onedayonepost
#odopbatch5

4 komentar:

  1. Wah sosok cahya yang lain muncul disini, si abbas makin kesengsem nih kayaknya, ahhh cahya menarik ya kamu 😍😘

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau lebih kenal Cahya, Trio Aji-Aji bakalan jatuh cinta Bun ;-)

      Hapus
  2. Cahya kok gitu sih.
    Abbas kan benar. Kalau mau nikah nggak boleh kelayapan ntar di culik aku loh.😁

    BalasHapus