Rabu, 11 April 2018

Merajut Kenangan Bersama Rambo dan Cinta (1) Perjalanan Kenangan

"Tema Hewan Peliharaan"

Sumber gambar : google.com

Bagian 1 : (Perjalanan Kenangan)

Subuh mulai bersiap menyapa pagi yang kan menjelang. Di dalam sebuah ruangan minimalis berukuran 2x3 meter, terlihat seorang gadis tengah disibukkan dengan pengecekan kembali ransel miliknya. Resleting tas dibuka dan tampaklah tatanan gulungan pakaian yang sangat apik tersusun, mulai dari yang kecil hingga besar, ringan hingga berat. “Okay, sip! Segala kebutuhan sudah ada, pakaian, jilbab, handuk, medicine cabinet juga ada, clear!” Setelah pengecekan kerapihan dan kekokohan bagian dalam, tangan dengan jari-jari panjang itu, beralih ke sisi kiri ransel. Di sisi tersebut berkumpul peralatan mandi (toothbrush, mouthwash, facial cleanser, sponges, conditioner) dalam satu tas kecil. “Hmmm… untuk sabun dan pasta giginya bisa dibeli di sana.” kembali gadis itu bergumam.

Pemeriksaan masih berlanjut, di sisi sebelah kanan juga terlihat padat dengan mini bag berisi segala perlengkapan penunjang penampilan sehari-harinya (comb, perfume, deodorant, moisturizer, lotion, baby powder, lip ice). Siap dengan segala pengecekan, gadis bermata sipit itu langsung mengenakan tas favorit yang sudah seperti hewan peliharaan baginya di balik punggung, keluar kamar yang akan ditinggal selama sebulan lebih. Tak lupa, Ia membawa tas jinjing kecil, di dalamnya terdapat mukena, quran, dan buku untuk menemani selama dalam perjalanan, juga botol minum berwarna green, menambah kesiapan keberangkatan gadis berwajah bulat itu ke desa yang sudah lama tak didatanginya.

Mobil travel menuju bandara sudah tiba di depan kosan yang telah lebih tiga tahun dihuninya. Ritual pamitan pun dimulai, gadis yang memiliki lesung pipit saat tersenyum itu,  pamit pada bapak kos dan keluarga, tak ketinggalan kucing Persia bernama Felix, hewan peliharaan anak pemilik kos, walau Ia hanya melambaikan tangannya pada si kucing yang memiliki bulu panjang dan lebat dengan wajah bulat namun pendek, karena alerginya terhadap bulu. Selesai berpamitan, gadis yang mengenakan kaos dongker, rok, serta jilbab yang senada, dibalut jaket ber-hoodie yang sudah mencari ciri khas dalam penampilannya, melangkahkan kaki yang memamerkan sneakers bak hewan peliharaan lain baginya, masuk ke dalam mobil yang telah padat dengan penumpang. Walau masih tergolong sangat pagi, namun suasana canggung dalam mobil mini itu, membuatnya beberapa kali menguap, untuk mengusir kebosanan karena tampak tak ada yang berminat tuk diajak mengobrol, jadilah gadis penyuka travelling ini membaca buku yang sengaja dibawanya.

Akhirnya, perjalanan selama sepuluh menit menuju bandara, dan penerbangan yang hanya memakan waktu selama seperempat jam, membawanya tiba kembali ke kota kelahiran yang penuh kenangan, merindukan keluarga, rumah, dan kicauan nenek yang berceloteh ditemani kopi yang sudah menjadi bagian dari jiwa wanita berusia lanjut yang amat disayangi seluruh keluarga juga warga desa. Serta yang tak kalah dirindui tentu saja Rambo dan Cinta, sapi dan kerbau kesayangan nenek dan dirinya, yang kini pasti juga telah amat tua persis pemiliknya.

~ bersambung ~

#Tugas2
#kenangan
#rumah
#kopi
#TemaHewanPeliharaan
#fiksi
#onedayonepost
#odopbatch5

10 komentar:

  1. Rambo dan cinta ditunggu lanjutannya 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga tidak mengecewakan. #tulisandadakan #euh

      Hapus
  2. Hooo~~ :o
    Peliharaannya tas yah~ ^^
    Kkk~ ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha... bukaaannn... #ituhanyaperumpamaan

      Hapus
  3. Duh... kak nia suka bikin cerbung yak...whihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak juga sih, kebetulan aja😁 sekalian biar ada bahan tulisan juga. #ups🙈

      Hapus
  4. Keren nama sapinya. Nunggu lanjutan ah

    BalasHapus
  5. Ada yang baru nih 😀😀

    BalasHapus