Sabtu, 13 Juli 2019

Bertanya Pada Hujan

google.com

Hujan, tak bisakah kau datang malam ini?
Sembunyikan manik kristal yang datang kembali.
Akibat rindu yang kian menetesi,
Hamparan bayang cinta yang telah pergi.

Hujan, kumohon ... turunlah basahi bumi.
Tak kuasa lagi, diri ini.
Jiwa raga nan kian rapuh,
Menanti hati kembali utuh.

Hah, kau benar. Harusnya kuminta DIA Yang Maha Kuasa.
Tapi, apa kau tahu sebenarnya?
Betapa malu lisan ini,
Terjebak nafsu duniawi.

Aku tahu, dia pun 'kan kecewa,
Melihat sendunya jiwa.
Bahkan, mungkin ... Ia pun bersedih,
Akibat perginya yang membuat rintih.

Hah, kembalilah suci, wahai hati.
Ikhlaskan Ia yang telah pergi.
Rindu itu, buat dirimu berguna dengannya.
Bukankah, kau meyakini pertemuan abadi?

Ikhlaskan dan kembalilah.
Begitukah, Hujan?

Duri-Riau, 13 Juli 2019
_nurhidayatunnisa_
This entry was posted in

Jumat, 12 Juli 2019

Itu ... Aku?

"Assalamu'alaikum." Salamku memasuki rumah yang ternyata sudah ada bunda dan temannya yang entah siapa.

"Wa'alaikumsalam, Gege darimana Nak?"cukup membuat kaget, karena ternyata tante cantik itu mengenaliku.

"Oh? Pulang belajar Tante! Kan tiap Ahad, adek selalu belajar biar bisa kuliah dan bantuin bunda juga kakak." jawabku akhirnya.

"Wah, rajin sekali ya, beruntung bunda dapetin anak kayak Gege! Memangnya mau masuk kuliah di mana?" Kulihat raut wajah bunda yang entah kenapa sulit kugambarkan.

"Alhamdulillah. Adek mau kuliah di sini saja tante, kalau bisa sambil kerja, jadi tidak menambah beban tiga bidadari tercinta." ujarku mengakhiri percakapan, karena ada banyak hal yang ingin kulakukan hari ini.

"Saya iri sama bu Fat, punya anak-anak yang bisa diandalkan. Apa sih rahasianya? Tapi, maaf ya, saya kok rasa lain ngeliat Gege ya bu?"

"Ah, perasaan ibu Ratih saja, jangan terlalu dibawa perasaan bu, suka salah soalnya?"

Entahlah, aku merasa kasihan pada bunda. Tapi, aku pun tidak tahu harus bagaimana?

"Bunda, adek pergi dulu ya? Ass..."

"Loh, sudah makan Dek?" akhirnya kudengar juga suara bunda secara langsung.

"Nanti saja Bun, belum lapar!" Aku pun mengikuti langkah kaki yang membawa diri berkeliling kompleks.

***
"Duh, Adek! Kamu ngapain? Kotor ih!" terdengar suara di belakangku.

"Hai Tante, tidak apa-apa kok, abisnya adek risih, gotnya kotor banget, bisa-bisa daerah sini kebanjiran loh!" Tidak peduli entah bagaimana mimik tante mungil yang menegurku itu, aku kembali dengan aktifitas membersihkan lubang got depan rumah warga kompleks.

***
"Assalamu'alaikum. Adek pulaaang!" tiada yang menyahut, aku pun masuk dan menyalakan televisi, berharap ada yang bisa ditonton.

"Hah! Lihat itu, tiada tahu malu mengambil uang yang bukan haknya, katanya orang berpendidikan, tapi kok malah korupsi? Tindakan yang justru sangat tercela, tak patut! Wuih, keren nih filmnya. Hah … apa sih kok ending-nya gitu? Nyesel deh, sia-sia waktu adek jadinya. Udah ah, bosen! Loh? Kamar kak Cinta minta dimasukin tuh! Wuah, laptopnya masih nyala, dasar pelupa! Hihi….”

google.com

Karakter Tokoh “Purnama” : Menderita Bipolar Disorder (Gangguan Bipolar)
Ciri-ciri Bipolar Disorder :
Bipolar disorder atau yang juga dikenal sebagai gangguan bipolar adalah suatu kondisi mental yang menyebabkan terjadinya perubahan mood yang ekstrem. Hal ini membuat orang dengan gangguan bipolar memiliki episode mood yang sangat bahagia (mania) atau sangat sedih (depresi). Sering kali, di antara perubahan keduanya, pasien tetap mengalami kondisi mood yang normal.
Saat pasien merasa sedih, ia akan merasa tertekan, kehilangan harapan, dan bahkan dapat kehilangan keinginan untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Tetapi saat merasa senang, pasien akan merasa sangat bersemangat dan penuh gairah. Perubahan mood tersebut dapat terjadi beberapa kali dalam setahun, atau bahkan seminggu dalam kasus yang lebih parah. Kondisi jiwa ini dapat menyebabkan rusaknya hubungan pribadi, rendahnya motivasi dan produktivitas di tempat kerja, dan yang lebih buruk lagi dapat menyebabkan perasaan ingin melakukan bunuh diri
Selama episode mania, beberapa ciri dan gejala yang dapat muncul dari gangguan bipolar:
·  Merasa terlalu bahagia dan bersemangat.
·  Sangat sensitif dan mudah tersinggung.
·  Bersikap gegabah dan melakukan kegiatan-kegiatan yang berisiko.
· Berbicara dengan sangat cepat dan mengubah topik pembicaraan dari satu topik ke yang lainnya.
· Mengalami penurunan kemampuan untuk melakukan penilaian atau pembuatan suatu keputusan.
· Dapat melihat hal-hal aneh dan mendengar suara-suara misterius.
Sedangkan, dalam episode depresif, beberapa tanda dan gejala gangguan bipolar adalah:
· Merasa sangat bersedih dan kehilangan harapan pada jangka waktu yang panjang.
· Kehilangan ketertarikan dalam melakukan kegiatan sehari-hari.
·  Makan lebih sedikit.
·  Merasa ngantuk dan malas.
·  Merasa terlalu sadar diri dan minder.
·  Sulit berkonsentrasi.
·  Memiliki pemikiran untuk bunuh diri.
Penyebab Gangguan Bipolar…

Wait! Sepertinya kak Cinta ada proyek novel baru. Tapi ... tokohnya? Itu ... Adek?”

~END~
This entry was posted in