Selasa, 12 November 2019

Andai Kamu Tahu Betapa Irinya Diri


Speechless! Tiba-tiba, dari lisan merahmu, keluar kata tak terduga itu. 'IRI'. Kamu bilang, begitu iri pada kami. Kamu cakap, begitu inginnya seperti kami. Betapa kamu ingin sekali mengganti celana yang menjamur itu dengan rok. Betapa kamu ingin jilbab sekenanya itu, lebih menjulur menutupi. Hingga akhirnya, kata 'Aamiin' tersampaikan pada-Nya.

Wahai saudariku sayang. Andai kamu tahu, justru dirilah yang iri padamu. Manik kristal melayang pada retinaku, mendengar tulus inginmu. Bila saja, kamu tahu. Betapa jiwa ini, amatlah iri. Betapa bathin ini, sangatlah malu. Hah, sekali lagi. Do'a terbaik untukmu, semoga segera kebaikan itu menghampiri.

Ukh, tau tidak? Aku iri padamu. Kamu punya keinginan kuat untuk berubah. Aku malu padamu. Kamu punya niat tulus 'tuk lebih dekat dengan-Nya. Mendengar pujianmu ... mendengar kekagumanmu ... pada kami yang terlihat sempurna di depanmu. Aku merasa berdosa. Karena, apa yang kamu lihat. Tidaklah se-perfect nan kamu kira.

Sahabatku tercinta. Jika saja kamu tahu, perdebatan bathin ini. Entahlah, apa yang 'kan terpikir olehmu. Tahukah kamu? Sepanjang penuturanmu untuk perubahan yang lebih baik itu. Berapa kali, aku terus teringat, bagaimana diri? Sis, imanku bisa jadi, tak lebih kuat darimu! Ibadahku bisa saja, tak lebih dahsyat darimu! Akhlakku, tak lebih mulia darimu! Bisa dan amat pasti, tiada yang sempurna dariku, dibanding engkau yang selalu berupaya mendekati-Nya.

Akhirnya, usai pergulatan tak menentu itu. Harapan untukmu kembali mengalir. Bersegeralah, Sista. Tetap gunakan celana panjangmu. Namun, lapisi Ia dengan rok mempesonamu. Mulailah ganti jilbabmu, dengan hijab yang kamu taksir, 'kan lebih membuat anggun dirimu. Semua kebaikan itu memang tidaklah mudah, saudariku. Tapi, bila telah bisa, kamu akan lebih terbiasa. Sedikit paksaan tak mengapa. Semoga esoknya, kamu 'kan lebih menyukainya.

4 komentar:

  1. Semoga istiqomah dalam hijrahnya, ukh. Semoga kita juga selalu Allah jaga dalam hidayah.

    BalasHapus
  2. EQ nya luar biasa teh Nur, Rendah Hatinya. semoga Allah senantiasa menjaga keduanya .

    BalasHapus